Habis Lulus D3, Mau Kemana?

Gateeeeel banget pengen nulis ini dari dulu!

Coba baca lagi judulnya……………….. This is a common question righttt wahai kalian diplomers (sebutan buatan saya untuk para lulusan d3 hehe ) ?????

JAWABANNYA: Kalian bisa langsung kerja aja, kerja dan kuliah S1, atau kuliah S1 aja.

Naaahhh… makin bingung? Buat kalian yang masih bingung mau lanjut S1 apa kerja abis lulus D3, pas banget mampir ke sini. LANJUTKEN!

Sama banget kaya saya dulu. Belum paham seluk beluk kehidupan, jadi belum tau betul alasan dari sebuah pilihan (sekarang juga masih belajar sih).

Saya itu lulusan D3 Komunikasi UI yang kemudian gamang saat membuat pilihan setelah lulus. Situasinya dulu di UI hanya beberapa fakultas yang membuka program ekstensi. Namun sayang, fakultas ISIP (FISIP) Ilmu Komunikasi menutup program tersebut saat saya kuliah D3 di tahun kedua. Sedih bukan main… saya dan teman-teman saya mungkin hanya dapat masuk di fakultas sosial seperti Fakultas Ekonomi atau FISIP (Administrasi) di UI. Sangat jauh dari jurusan komunikasi.

Di saat saya gamang tersebutlah, orang tua saya ‘memaksa’ saya untuk daftar SIMAK UI Ekstensi di Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen. Alhamdulillah, diterima. Padahal saya ga niat banget, belajar bener pun enggak, malahan sehari sebelumnya saya baru saja pulang dari Bali untuk berlibur. Dari 12 teman sekelas yang ikut seleksi, hanya 4 orang yang diterima. Sungguh rezeki buat saya.. Akhirnya saya teruskan kuliah S1 sambil bekerja. Alhamdulilah sekarang udah Sarjana Ekonomi hihi.

Tapi ga semua teman yang lulus bareng, pusing perihal ‘melanjutkan sekolah’ ini. Mereka punya berbagai alasan sih untuk tidak lanjut S1. Diantaranya, ingin langsung mempraktekan ilmu praktis dan bekerja sesuai bidang, adapula yang pengennya kerja aja karena ga minat sekolah, mungkin yang terakhir agak-agak enak ya hidupnya alias banyak duit dan menganggap sekolah tinggi bukan prioritas. Buktinya, banyak dari teman saya jlulusan D3 berhasil meniti karir hingga saat ini berada di posisi yang lumayan .

Sebenernya, yang mana sih Kak yang sebaiknya saya pilih setelah lulus D3 ?

JAWABANNYA : SAYA GATAU (loh?!!). IYALAH SEMUA TERGANTUNG KAMU.

Pokoknya, saya ungkapin dulu semua pemikiran saya dan silahkan pertimbangkan sendiri.

Tolong jawab pertanyaan ini dengan jujur:

  1. Coba pikirkan kira-kira dari jurusan kamu sekarang, kemana karir kamu akan berlanjut?

  2. Cek kualifikasi minimum untuk dapat bekerja di sana. Apakah D3 cukup ? Yes/No

  3. Apa kamu punya skill/bakat/pengalaman yang menonjol dibanding yang lain (misal: menulis, fotografi, penyiar,dll?) Yes/No. apabila yes, skill apa itu?

  4. Apa kamu bangga bergelar A.Md ? Yes/No (sorry saya nanya ini, karena banyak sekali yang gengsi menyandang gelar A.Md)

Case 1 :

  • Apabila semua jawaban kamu untuk pertanyaan Yes/No adalah NO, selamat kamu hampir dekat dengan keputusan akhir yang harus diambil. Absolutely, LANJUT S1.

Alasannya:

Pertanyaan no. 2 –>  Jika tidak cukup kualifikasi , bagaimana bisa kamu masuk ke sana?

Pertanyaan no.3 –> jika belum punya skill/bakat/pengalaman yang menonjol, umumnya kalian adalah orang yang bisa bekerja di bidang apa aja asalkan mau belajar (berdasarkan pengamatan saya). Sehingga, kalian akan tergiring masuk ke dalam pertarungan yang sengit sebagai generalis atau yang sekarang booming adalah melalui Management Trainee. Kualifikasinya pun, minimal S1.

Pertanyaan no.4–> UDAH JELAS KALO GA BANGGA, PASTI KAMU AKAN USAHA LANJUT KAN??

Case 2:

  • Apabila jawabannya no.2 NO, no.3 NO, no.4 YES

Yauda pasrah aja kalo mau kerja, cari kerjaan yang ga memiliki persyaratan ribet. Mungkin tipe ini kamu bisa jadi entrepreneur (?). Kamu bangga mendapat gelar A.Md saya anggap kamu merasa cukup dan mungkin S1 tidaklah hal penting yang harus kamu kejar :).

Case 3:

  • Apabila jawabannya no.2 NO, no.3 YES, no.4 NO

Kalau mau kerja sesuai bakat dan pengalaman, kamu bisa tunjukkin portfolio dan yakinkan kepada perusahaan agar dapat menerima kamu. Selain itu kamu bisa freelance juga. Serta lanjutlah S1. Dalam hal ini, perusahaan akan menerima karyawan karena skill/bakat/pengalamannya yang kuat. Ga semua orang bisa melakukan ini sih, hanya bagi orang yang memang memiliki track record yang bagus aja.

don't wish for it.work for it. (4)

 

Case 4:

  • Apabila jawabannya n/o.2 NO, no.3 YES, no.3 YES

Kalo gitu matengin aja di bidang yang kamu geluti baik itu karena pengalaman kamu, skill atau bakat yang sudah dimiliki. Kemudian dokumentasikan semuanya dan yakinkan perusahaan kalo kamu outstanding. Yakin deh, pasti diterima. Ada ko perusahaan yang melunturkan syarat tertentu kalo Sudha yakin kamu qualified. Tipe kamu ini, menurut saya ga usah pusingin mikirin S1, lanjutin aja bidang kamu nanti juga jadi expert.

Case 5:

  • Apabila jawabannya No.2 YES, no.3 NO, no.4 NO.

Coba-coba aja apply lowongan yang persyaratannya sesuai. Kerja sambil kuliah lagi paling oke si. Bisa juga untuk nambah pengalaman. Selain membuat diri sendiri bangga, menyandang gelar S1 akan memberikan keuntungan lah buat kamu yang ngerasa ga punya skill ataupun pengalaman. Mengingat standar company sekarang lebih banyak S1. Soo…enaknya si kuliah S1 sambil cari duit juga yaa. Itung-itung cari pengalaman. Jadi nanti gelar S1 untuk support karir di kemudian hari.  Tapi kalo mau fokus kulliah aja juga gapapa si.

Case 6­­­:

  • Apabila jawabannya No.2 YES, no.3 YES, no.4 NO

Kamu bisa apply aja yang persyaratannya sesuai dan mulai bekerja dan/atau asah skill/bakat/pengalaman agar menambah competitive advantage kamu. Kemudian, untuk meningkatkan pride dan memenuhi keinginan orang tua, yuk cus kuliah lagi. Nanti nyesel kalo ga buru-buru. Waktu terus berjalan soalnya. Kalau ga kepengen kerja, juga kuliah aja boleh.

Case 7 :

Special case

Kalo latar belakang kuliah bertolak belakang sama bakat gimana ? kalo aku sih, berpendapat, kamu ikutin kata hati. Soalnya apapun yang kita kerjain ga pake hati, ga bakalan bikin kita sukses

Kalo kita udah kerja di bidang yang kita suka tapi masih gelar D3, apa masih juga harus lanjut S1? gak harus lah. S1 bukan segalanya. Orang  bisa sukses tanpa harus S1. Namun, tergantung lagi definisi sukses bagi kalian apa. Apakah sukses bagi kalian termasuk menyandang gelar sarjana?

 

FINAL WORD –> Pendidikan itu penting. Semakin tinggi pendidikan, seseorang dianggap sebagai bangsa yang cerdas. Bangga menjadi bangsa yang berpendidikan. Memiliki pendidikan yang tinggi tidaklah cukup jika tidak terus mengasah pengetahuan dan kemampuan. Pada akhirnya, orang yang terus belajar dan senantiasa memperbaiki diri akan jadi juaranya.

 

Kalo ada yang mau share ke aku soal ini, boleh bangeetttttt !!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s