Jangan Lemah!

Halo again!

Pernah gak sih yang namanya kita ‘baik’ sama orang, tapi kita gak mendapat hal ‘baik’ juga dari orang itu? Kalo pernah, gue tau perasaan lo gimana.

Rasanya serba it deh. Pait, sakit, nyelekit, apalagi? Pengen nyubit, pengen nyelurit (pake celurit), nyantit (nyantet maksudnya, hehehe ‘kriuk’ alias ga lucu). Ya pokoknya gitu lah. Pastinya waktu kita menjadi penolong disaat orang lain membutuhkan, kita pasti seneng dong ya. Apalagi orang itu orang paling deket dan kita percaya. Apapun kita usahain dan gak perhitungan karena kita berpikir dia benar-benar membutuhkan.

Sebagai orang yang udah saling percaya, harusnya saling ga sungkan minta tolong dan menolong bukan?

“Gimana ceritanya kalo giliran kita yang butuh bantuan ke dia yang pernah kita tolong?”

Menurut gue, seharusnya kalo orang yang punya rasa empati dan punya hati, dia akan melakukan hal yang sama karena dia pernah berada di posisi itu.

“Nah, tapi misalnya dia ga bisa ngasih bantuan ke kita? Menurut lo gimana?”

Menurut gue, ya minimal kalo emang dia ga bisa ngasih bantuan, bersikaplah yang baik dan memberi support. Paling gak, tunjukin simpati.

“Tapi dia ga melakukan hal itu. Malah chat gue ga dibales, bahkan di read aja engga! Kenapa gitu sih?”

Hmm, agak sulit ya menjawabnya. Karena hal itu cuma dia yang bisa kasih jawaban dan lo yang harus tanyain langsung ke dia. Tapi gue akan bantu melihat dari perspektif gue. Ladies, setiap orang itu memiliki karakter yang berbeda. Pada saat dia diam, bisa jadi karena dia ga mampu memberikan bantuan itu tapi gak bisa ngomong. Bisa jadi juga dia males sama lo karena mungkin lo pernah bikin salah ke doi. Atau yang paling nyebelinnya, emang dia segak tau diri itu dengan ga merespon orang yang minta bantuan atau pertolongan.

“Jadi gue harus gimana?”

Selama kita masih bisa selesein sendiri, ya selesein sendiri aja. Kalopun bisa mengomunikasikan apa yang kita butuhkan ke orang lain, kenapa engga minta bantuan orang lain aja? Kalo kata Liverpool FC, YOU’LL NEVER WALK ALONE. Daripada harga diri kita jatuh di hadapan dia? Kalau harga diri lo udah terlanjur jatuh, dipungut lagi lah. Dijadiin utuh lagi, dikuatin lagi, dan berdiri kokoh dengan kaki sendiri. Ladies,  jangan karena kita ngerasa  pernah berbuat ‘baik’ ke satu orang, kita seperti nagih balesannya. Meskipun sebenernya lo ga bermaksud seperti itu, kita harus liat posisi kita gimana. Kalo lo dicuekin dan seperti tidak dihargai, ya lebih baik kita cari jalan yang lain untuk memperoleh yang kita inginkan. Usaha untuk positif thinking minimal ke diri sendiri. Lo boleh marah, sedih, kecewa, karena itu manusiawi. Tapi ga boleh baper yang berlebihan ya. Stay strong dan jangan lemah!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s